Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menegaskan bahwa seluruh aktivitas dan perjuangan politik kader PKS harus diniatkan sebagai ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, bukan semata-mata untuk meraih jabatan atau kepentingan pribadi.
Hal tersebut disampaikan Bagus dalam kegiatan pengarahan dan tausiyah kepada jajaran Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) serta Ketua Bidang Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Gresik, yang digelar di Aula DPD PKS Kabupaten Gresik, Ahad (7/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pembinaan struktural dan penguatan ruh perjuangan kader PKS Kabupaten Gresik.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPD PKS Kabupaten Gresik Muchlisin, jajaran pengurus DPTD, serta para Ketua Bidang DPD PKS Kabupaten Gresik.
Dalam arahannya, Bagus menegaskan bahwa keikhlasan niat menjadi fondasi utama dalam menjalankan amanah dakwah dan politik. Menurutnya, apabila seluruh ikhtiar dilakukan semata-mata karena Allah, maka tidak ada satu pun usaha yang akan sia-sia.
“Jika seluruh aktivitas kita diniatkan karena Allah, maka setiap kelelahan akan bernilai pahala. Allah tidak menyia-nyiakan amal hamba-Nya yang ikhlas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bagus menyebut Unit Pembinaan Anggota (UPA) sebagai pilar utama pembinaan kader yang harus dijaga kemurnian fungsinya.
“Unit Pembinaan Anggota jangan dialihkan menjadi forum rapat struktural partai. Rapat partai memiliki forum tersendiri. UPA harus tetap menjadi ruang penguatan ruhiyah dan tsaqafiyah, sekaligus mempererat ukhuwah dan semangat dakwah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan dalam perjuangan politik dan dakwah tidak ditentukan oleh capaian jabatan, melainkan oleh kesungguhan proses dan konsistensi amal.
“Allah tidak akan menanyakan hasil akhir dakwah kita, tetapi ikhtiar dan kesungguhan kita. Karena itu, dalam kondisi memiliki jabatan ataupun tidak, serta dalam masa pemilu maupun di luar pemilu, kader PKS harus tetap istiqamah bekerja dan melayani masyarakat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Bagus turut menyampaikan refleksi pengalaman pribadi terkait amanah kepemimpinan yang diembannya sebagai Ketua DPW PKS Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa amanah merupakan bagian dari ketetapan Allah atau garis tangan yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
“Ketika amanah telah diberikan, itulah garis tangan kita. Jangan meminta mundur ataupun meminta diganti, tetapi mohonlah kepada Allah agar diberi kekuatan, dimudahkan, dan diberkahi dalam menjalankannya,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Gresik, Muchlisin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas struktural serta meningkatkan semangat pelayanan kader PKS kepada masyarakat Gresik.
Kegiatan pengarahan dan tausiyah ini diharapkan mampu memperkokoh komitmen pengurus dan kader PKS Kabupaten Gresik dalam menjalankan fungsi dakwah, politik, dan pelayanan masyarakat secara berkelanjutan.


Posting Komentar untuk "KETUA DPW PKS JAWA TIMUR IMBAU KADER TETAP ISTIQAMAH MELAYANI MASYARAKAT"