Musda VI PKS Gresik, Mantan PNS Pimpin PKS

 

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Gresik menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI, Sabtu, 6 September 2025. Forum tertinggi PKS Gresik ini digelar secara sederhana di Kantor DPD PKS Gresik, Jl AIS Nasution.

Pada Musda ini, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur mengukuhkan Muchlisin sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Gresik periode 2025–2030, menggantikan Fahrizal Muhammad Kohar yang kini dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Etik Daerah (DED) PKS Gresik.

Sebelumnya, Muchlisin menjabat sebagai Ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS Kabupaten Gresik selama dua periode yakni 2015-2020 dan 2020-2025. Ia juga merupakan caleg PKS di Dapil 9 pada Pemilu 2024 dengan perolehan suara tertinggi.

Selain di kepartaian, pria yang lahir pada hari pahlawan 1982 ini juga memiliki pengalaman di sejumlah organisasi. Semasa kuliah di Surabaya, ia pernah menjadi Ketua Umum Lembaga Dakwah Kampus (LDK) UKMKI Untag Surabaya lalu menjadi Ketua Departemen Kaderisasi di Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Gresik. 

Yang menarik, ternyata ayah dari tiga anak ini pernah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik sejak 2006 hingga 2015. Ia mengajukan resign pada awal 2015 dan akhirnya disetujui per 31 Juli 2025.

“Saat itu saya menyadari bahwa bakat dan potensi saya adalah menulis. Untuk mengoptimalkan potensi itu, saya mengajukan resign dari PNS untuk fokus menulis dan menjadi writerpreneur,” kata Muchlisin kepada media.

Keputusan itu membuat Muchlisin lebih produktif menulis. Ia telah menghasilkan delapan buku solo dan lebih dari seribu artikel yang tersebar di berbagai majalah dan website. Keaktifannya dalam organisasi dan dunia literasi membuatnya dipercaya menjadi Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Jawa Timur periode 2022-2024.

Musda VI PKS Gresik juga mengukuhkan Fahruddin Ahmad Sofwan sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) bersama Danil Setiawan sebagai Sekretarisnya, Fahrizal Muhammad Kohar sebagai Ketua Dewan Etik Daerah (DED) bersama Anwar Machzumi sebagai Sekretarisnya.

Sedangkan untuk DPD, selain Muchlisin sebagai Ketua, Al Iftirosy sebagai Sekretaris, dan Riyanti Dwi Isnaini sebagai bendahara, juga dikukuhkan 65 orang pengurus lainnya.

Dalam sambutannya, Muchlisin menyampaikan bahwa Musda VI sengaja digelar secara sederhana sebagai bentuk empati atas kondisi negeri ini. “Sebagian anggaran Musda kita alihkan untuk membantu pengemudi ojek online (ojol) dan dhuafa,” tandasnya.

Untuk diketahui, PKS Gresik pada Jum’at (29/8/2025) lalu mengundang puluhan pengemudi ojol untuk bersama-sama mendoakan almarhum Affan Kurniawan. Selain untuk pengemudi ojol, PKS Gresik juga berbagi puluhan paket beras kepada dhuafa.



Posting Komentar untuk "Musda VI PKS Gresik, Mantan PNS Pimpin PKS"